Ciri Benjolan Di Payudara Yang Tidak Berbahaya

Banyak wanita yang ingin mengetahui ciri benjolan di payudara yang tidak berbahaya, dan berikut kami berikan informasinya silahkan disimak !

Ciri Benjolan Di Payudara Yang Tidak Berbahaya

Kebanyakan wanita akan merasa takut ketika menemukan benjolan di payudara, karena takut itu kanker padahal tidak semua benjolan di payudara disebabkan oleh kanker.

Untuk itu tetap tenang dan jangan panik agar anda tidak menjadi stres ketika menemukan benjolan di payudara anda.

Bahkan sebagian besar kasus timbulnya benjolan di payudara BUKAN disebabkan oleh kanker, melainkan disebabkan oleh tumor jinak payudara yang bersifat tidak berbahaya.

Berikut ini adalah beberapa penyebab tersering timbulnya benjolan di payudara selain kanker, yakni

#1 Kelainan Fibrokistik

Kelainan fibrokistik ( fibrosis ) adalah kondisi dimana adanya perubahan jaringan payudara secara abnormal namun tidak bersifat ganas ( non kanker ).

Kondisi tersebut biasanya terjadi pada saat wanita mulai memasuki periode menstruasi yang ditandai dengan munculnya benjolan di payudara yang disertai nyeri atau bengkak pada payudara.

Benjolan yang timbul bisa lebih dari satu dan terkadang disertai keluarnya cairan berwarna keruh dari puting payudara.

Umumnya fibrosis dialami oleh wanita usia produktif dan dapat terjadi di salah satu payudara atau di kedua payudara.

#2 Kista

Kista adalah kantung berisi cairan yang bersifat jinak sehingga tidak terlalu berbahaya.

Benjolan kista baru akan terasa jika ukurannya sudah membesar yakni mencapai 2,5 – 5 cm.

Benjolan kista pada payudara umumnya memiliki karakteristik berbentuk bulat atau lonjong, mudah digerakan atau berpindah-pindah jika disentuh.

Namun benjolan kista susah dibedakan dengan benjolan lainnya sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahuinya.

#3 Fibroadenoma ( FAM )

Fibroadenoma ( FAM ) merupakan tumor jinak yang paling sering dialami oleh wanita sehingga menjadi penyebab utama timbulnya benjolan di payudara.

Utamanya wanita yang memiliki usia 20 sampai 30 tahun.

Karakteristik benjolan FAM hampir sama dengan benjolan kista yakni : bisa digerakkan atau berpindah-pindah tempat, Jika ditekan, benjolannya akan terasa padat atau solid, berbentuk bulat atau oval, serta kenyal.

FAM tidak akan berkembang menjadi kanker sehingga anda tidak perlu khwatir.

#4 Intraductal papilloma

Intraductal papilloma merupakan tumor jinak yang terbentuk pada kelenjar susu yang ditandai dengan timbulnya benjolan lumayan besar di dekat puting payudara wanita atau beberapa benjolan kecil yang jauh dari puting.

Tumor ini terbentuk dari dari kelenjar, sel fibrous, dan pembuluh darah, intraductal papilloma lebih sering terjadi pada mereka yang berusia 35 sampai 55 tahun.

Berbeda dengan kondisi lainnya, Intraductal papilloma cenderung dapat berkembang menjadi kanker di kemudian hari namun kecil kemungkinan itu terjadi.

Nah itulah beberapa penyebab paling sering timbulnya benjolan di payudara yang mana semuanya kecil kemungkinan berkembang menjadi kanker payudara.

Ciri Benjolan Di Payudara Yang Tidak Berbahaya

Berdasarkan penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bawha ciri benjolan di payudara yang tidak berbahaya adalah sebagai berikut, yakni :

  • Cenderung mudah digerakkan atau bergeser jika disentuh
  • Memiliki batas yang jelas
  • Berbentuk oval atau bulat (biasanya terasa seperti kelereng)
  • Aktivitasnya cenderung mengikuti siklus menstruasi
  • Bisa terasa sakit atau tidak sama sekali
  • Pertumbuhannya lambat

Namun anda patut waspada dan segera lakukan tindakan dan pengobatan yang serius jika benjolan di payudara yang anda temukan memiliki kondisi sebagai berikut :

  • Terdapat benjolan atau penebalan pada payudara atau di dekat payudara seperti di ketiak yang tetap terasa setelah masa haid selesai. Benjolan tidak bisa bergeser ke kanan kiri ketika disentuh.
  • Terdapat area yang jelas terasa atau terlihat berbeda pada salah satu atau kedua bagian payudara.
  • Terjadi perubahan pada bentuk, ukuran, dan kontur payudara.
  • Terjadi perubahan pada kulit payudara atau pada puting, seperti kemerahan, cekung, berkerut, tanda-tanda peradangan, atau bersisik.
  • Keluar cairan bening atau berdarah dari payudara.
  • Payudara atau ketiak terasa nyeri terus menerus.

Segera temui dokter atau lakukan pengobatan jika kondisi tersebut anda alami sehingga hal buruk yang bisa saja terjadi bisa anda hindari.

Baca : Cara Mengobati Benjolan Di Payudara Tanpa Operasi

Itulah ciri benjolan di payudara yang tidak berbahaya semoga bisa dipahami dan menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak artikel sederhana ini !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *